Desa...Merupakan bagian tata wilayah mayoritas di negri kesatuan republik indonesia ini.
Banyak hal penting yang terlahir atau beranjak dari sana,kita tengok sejarah bangsa ini.Banyak pemimpin besar di negri ini yang terlahir dan di besarkan di desa,mengenyam pendidikan dan keseharian pembentukan karakter di sana.
Jadi perlu di akui realita seperti ini,bahwasannya banyak hal penting yang terlahir dari sebuah desa.
pembentukan karakter yang bersifat lebih alamiah,kerendahan hati dan keuletan sikap sangat potensi dan dominan di sana.
Patut di sadari juga oleh pelaku pelaku elite dinegri ini,coba tengok latar belakang dan sejarah bahwa begitu sangat vitalnya peran desa dalam keberlangsungan pembangunan di negri ini.
Sampai saat ini saya melihat bahwa perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan desa hanya bisa di sebut lumayan....
Asumsi lumayan yang saya nilai ini berdasarkan apa yang saya rasakan dan saya lihat selama satu tahun terakhir ini berkecimpung di pemerintahan desa.
Desa saat ini mungkin hanya di jadikan sebagai objek penyaluran dana2 peralihan dari sekian banyak anggaran yang di keluarkan pemerintah setelah melakukan berbagai macam perombakan sistem.mulai dari sistem pengurangan subsidi BBM dan sebagainya.
Selama ini pemerintah hanya mengucurkan tanpa di barengi perhatian untuk membenahi.
pembenahan dasar yang perlu di lakukan hampir di setiap lini.dari mulai tata pemerintahan dan birokrasinya.
Contoh kecil di sini saya jelaskan .berapa anggaran yang pemerintah keluarkan untuk honor pekerja yang selama ini bekerja di desa. ????
saya bisa simpulkan ini tidak ada...kalaupun ada hanya sebagian kecil dan jauh dari kata layak.
Padahal jelas jalannya suatu program itu memerlukan pelaku2 atau pun orang yang bekerja untuk menjalankannya dengan serius.sunggguh prihatin memang,melihat tata pemerintahan di desa yang selama ini berjalan dari mulai tingkat RT,RW sampai Kepala Desa sekalipun ini sangat minim dengan yang namanya penghasilan.padahal patut di akui peran mereka itu sangat penting guna kemajuan suatu desa dan lebih lanjutnya terhadap pembangunan nasional.
Kecuali Sekdes,mungkin yang lainnya di sini perlu di tinjau dan di kaji kembali.saya sangat salut kepada mereka mereka yang selama ini mengabdi di desa.benar benar mereka bekerja tanpa pamrih.karna yang namanya gaji standar/layak bagi mereka itu hanya angan belaka.sementara mereka di tuntut untuk bisa bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat.menjalankan roda pemerintahan yang di pimpin oleh seorang kepala desa,sementara pernah terpikirkan tidak oleh kita di saat mereka pulang kerumah bagaimana ketika anak istrinya menuntut kebutuhan ???
Inilah problematika yang menurut saya sampai saat ini di abaikan oleh pemerintah.
di saat kedisiplinan di terapkan dan menjadi tuntutan apakah ini bisa tanpa di barengi pemberian kesejahteraan ???
kita lihat satu sistem yang di terapka di perusahaan2 lokal maupun asing.kenapa para pekerja atau karyawan2nya bisa mengikuti aturan dan berdisiplin tinggi ???
jawabannya jelas bahwa mereka bisa profesional karna kesejahteraan mereka terpenuhi.
Untuk itu saya sekedar mengingatkan bahwa mungkin ini merupakan salah satu faktor penting kenapa kemajuan sebuah desa itu sangat lambat.efektifkan birokrasi yang ada,sebab saya yakin anggaran yang pemerintah keluarkan untuk membayar gaji pegawai ini tidak sedikit.tapi kadang saya sering melihat apakah mereka yang selama ini hidup sejahtera dari uang pemerintah sudah mampu bekerja optimal sesuai dengan apa yang mereka dapat ?
lantas kenapa orang2 yang selama ini bekerja di desa dengan susah payah masih memprihatinkan ?
Intinya saya memohon kepada pemerintah tolong perhatikan kami yang selama ini mengabdi di desa.
Setelah sekdes mungkin yang lainnya pun menunggu...
Banyak hal penting yang terlahir atau beranjak dari sana,kita tengok sejarah bangsa ini.Banyak pemimpin besar di negri ini yang terlahir dan di besarkan di desa,mengenyam pendidikan dan keseharian pembentukan karakter di sana.
Jadi perlu di akui realita seperti ini,bahwasannya banyak hal penting yang terlahir dari sebuah desa.
pembentukan karakter yang bersifat lebih alamiah,kerendahan hati dan keuletan sikap sangat potensi dan dominan di sana.
Patut di sadari juga oleh pelaku pelaku elite dinegri ini,coba tengok latar belakang dan sejarah bahwa begitu sangat vitalnya peran desa dalam keberlangsungan pembangunan di negri ini.
Sampai saat ini saya melihat bahwa perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan desa hanya bisa di sebut lumayan....
Asumsi lumayan yang saya nilai ini berdasarkan apa yang saya rasakan dan saya lihat selama satu tahun terakhir ini berkecimpung di pemerintahan desa.
Desa saat ini mungkin hanya di jadikan sebagai objek penyaluran dana2 peralihan dari sekian banyak anggaran yang di keluarkan pemerintah setelah melakukan berbagai macam perombakan sistem.mulai dari sistem pengurangan subsidi BBM dan sebagainya.
Selama ini pemerintah hanya mengucurkan tanpa di barengi perhatian untuk membenahi.
pembenahan dasar yang perlu di lakukan hampir di setiap lini.dari mulai tata pemerintahan dan birokrasinya.
Contoh kecil di sini saya jelaskan .berapa anggaran yang pemerintah keluarkan untuk honor pekerja yang selama ini bekerja di desa. ????
saya bisa simpulkan ini tidak ada...kalaupun ada hanya sebagian kecil dan jauh dari kata layak.
Padahal jelas jalannya suatu program itu memerlukan pelaku2 atau pun orang yang bekerja untuk menjalankannya dengan serius.sunggguh prihatin memang,melihat tata pemerintahan di desa yang selama ini berjalan dari mulai tingkat RT,RW sampai Kepala Desa sekalipun ini sangat minim dengan yang namanya penghasilan.padahal patut di akui peran mereka itu sangat penting guna kemajuan suatu desa dan lebih lanjutnya terhadap pembangunan nasional.
Kecuali Sekdes,mungkin yang lainnya di sini perlu di tinjau dan di kaji kembali.saya sangat salut kepada mereka mereka yang selama ini mengabdi di desa.benar benar mereka bekerja tanpa pamrih.karna yang namanya gaji standar/layak bagi mereka itu hanya angan belaka.sementara mereka di tuntut untuk bisa bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat.menjalankan roda pemerintahan yang di pimpin oleh seorang kepala desa,sementara pernah terpikirkan tidak oleh kita di saat mereka pulang kerumah bagaimana ketika anak istrinya menuntut kebutuhan ???
Inilah problematika yang menurut saya sampai saat ini di abaikan oleh pemerintah.
di saat kedisiplinan di terapkan dan menjadi tuntutan apakah ini bisa tanpa di barengi pemberian kesejahteraan ???
kita lihat satu sistem yang di terapka di perusahaan2 lokal maupun asing.kenapa para pekerja atau karyawan2nya bisa mengikuti aturan dan berdisiplin tinggi ???
jawabannya jelas bahwa mereka bisa profesional karna kesejahteraan mereka terpenuhi.
Untuk itu saya sekedar mengingatkan bahwa mungkin ini merupakan salah satu faktor penting kenapa kemajuan sebuah desa itu sangat lambat.efektifkan birokrasi yang ada,sebab saya yakin anggaran yang pemerintah keluarkan untuk membayar gaji pegawai ini tidak sedikit.tapi kadang saya sering melihat apakah mereka yang selama ini hidup sejahtera dari uang pemerintah sudah mampu bekerja optimal sesuai dengan apa yang mereka dapat ?
lantas kenapa orang2 yang selama ini bekerja di desa dengan susah payah masih memprihatinkan ?
Intinya saya memohon kepada pemerintah tolong perhatikan kami yang selama ini mengabdi di desa.
Setelah sekdes mungkin yang lainnya pun menunggu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar