Keren...
Ya,kini ayam bertengger manis di sini.gokil banget dengan segala trik dan manuvernya si ayam bisa duduk manis dengan senyum riang di tengah tangisan rakyat situsari,di tengah tarian nakal lalat busuk.
Inilah potret buram Situsari yang saya sendiri bingung bentuk apakah ini semua sebenarnya ????
Mungkin hanya Tuhan lah yang tahu,dengan segala apa yang menimpa kami saat ini.
Sosok figur yang mampu membawa Situsari asri mandiri kini hanya sebuah angan belaka yang entah sampai kapan ada dan hadir di tengah pilu rakyat situsari.
Masa transisi sudah kami lewati,pemimpin baru yang menjadi harapan bagi segenap masyarakat kini telah ada.Tapi pertanyaan besar kini muncul dalam benak saya,MAU DI BAWA KEMANA SITUSARI KU ????
Masalah mendasar yang ada yang sangat berpengaruh bagi masa depan kami dan anak cucu kami sampai saat ini jauh tidak tersentuh...
komplek memang,antara sejuta pertimbangan dan kebijakan yang sulit untuk di mengerti.
Peralihan fungsi tanah dari pertanian ke peternakan ayam memang sangatlah logis jika dilihat dari sisi nilai ekonomi.
Tapi bijaksanakah jika kita melihat satu permasalahan hanya dari satu sisi tanpamelihat sisi2 yang lain yang juga jauh lebih penting ?
Ada apa ini ????
Ketika kebijakan di butuhkan,ketegasan di harapkan tiba2 semua sirna entah di telan apa.
ketika kebijakan yangg harusnya memihak pada mayoritas,kini entah menghilang entah kemana.
Apakah ini yang namanya BERSIH DAN BERWIBAWA ???
Wacana yang sangatlah bertolak belakang dengan kenyataan,ketika lalat hanya bisa di tukar dengan segelintir ayam ayam nakal yang hanya mengotori lingkungan.
Ada ini semua ???
Ketika Elite pemerintahan Situsari terbungkam,penguasa tak mampu bicara.
Demi rakyat situsari,demi masa dengan lingkungan dan anak cucu kita saya pikir sangat lah kerdil jika kita ragu mengambil keputusan yang justru sangat mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
apa sebenarnya yang membuat semuanya kaku,bungkam dan cenderung memihak ???
YA ALLAH...mudah2an hamba berdo'a tidak terjadi apa-apa dengan mereka.kuatkan mereka,beri petunjuk kami untuk menyelesaikan permasalahan ini semua.
Untuk Bapak kami di Situsari saya berharap mari kita singsingkan lengan baju,tegakkan aturan yang benar2 pro rakyat.
Populasi Ayam dan aturan mainnya jelas sudah tidak menguntungkan pada kita semua.
Ini bom waktu bagi situsari dan ketegasan pemimpinnya.
Tegakkan apa yang harusnya tegak....
Jangan biarkan oknum2 yang hanya mementingkan kepentingan perut dan golongannya saja tetap exis,buktikan kalau situsari mempunyai figur.
Tegakkan Situsari asri mandiri berwibawa ...Dan saya bersumpah,Kalian yang selama ini tertawa dengan perut buncitnya takkan saya biarkan.cukup sudah kami menderita.
Ya,kini ayam bertengger manis di sini.gokil banget dengan segala trik dan manuvernya si ayam bisa duduk manis dengan senyum riang di tengah tangisan rakyat situsari,di tengah tarian nakal lalat busuk.
Inilah potret buram Situsari yang saya sendiri bingung bentuk apakah ini semua sebenarnya ????
Mungkin hanya Tuhan lah yang tahu,dengan segala apa yang menimpa kami saat ini.
Sosok figur yang mampu membawa Situsari asri mandiri kini hanya sebuah angan belaka yang entah sampai kapan ada dan hadir di tengah pilu rakyat situsari.
Masa transisi sudah kami lewati,pemimpin baru yang menjadi harapan bagi segenap masyarakat kini telah ada.Tapi pertanyaan besar kini muncul dalam benak saya,MAU DI BAWA KEMANA SITUSARI KU ????
Masalah mendasar yang ada yang sangat berpengaruh bagi masa depan kami dan anak cucu kami sampai saat ini jauh tidak tersentuh...
komplek memang,antara sejuta pertimbangan dan kebijakan yang sulit untuk di mengerti.
Peralihan fungsi tanah dari pertanian ke peternakan ayam memang sangatlah logis jika dilihat dari sisi nilai ekonomi.
Tapi bijaksanakah jika kita melihat satu permasalahan hanya dari satu sisi tanpamelihat sisi2 yang lain yang juga jauh lebih penting ?
Ada apa ini ????
Ketika kebijakan di butuhkan,ketegasan di harapkan tiba2 semua sirna entah di telan apa.
ketika kebijakan yangg harusnya memihak pada mayoritas,kini entah menghilang entah kemana.
Apakah ini yang namanya BERSIH DAN BERWIBAWA ???
Wacana yang sangatlah bertolak belakang dengan kenyataan,ketika lalat hanya bisa di tukar dengan segelintir ayam ayam nakal yang hanya mengotori lingkungan.
Ada ini semua ???
Ketika Elite pemerintahan Situsari terbungkam,penguasa tak mampu bicara.
Demi rakyat situsari,demi masa dengan lingkungan dan anak cucu kita saya pikir sangat lah kerdil jika kita ragu mengambil keputusan yang justru sangat mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
apa sebenarnya yang membuat semuanya kaku,bungkam dan cenderung memihak ???
YA ALLAH...mudah2an hamba berdo'a tidak terjadi apa-apa dengan mereka.kuatkan mereka,beri petunjuk kami untuk menyelesaikan permasalahan ini semua.
Untuk Bapak kami di Situsari saya berharap mari kita singsingkan lengan baju,tegakkan aturan yang benar2 pro rakyat.
Populasi Ayam dan aturan mainnya jelas sudah tidak menguntungkan pada kita semua.
Ini bom waktu bagi situsari dan ketegasan pemimpinnya.
Tegakkan apa yang harusnya tegak....
Jangan biarkan oknum2 yang hanya mementingkan kepentingan perut dan golongannya saja tetap exis,buktikan kalau situsari mempunyai figur.
Tegakkan Situsari asri mandiri berwibawa ...Dan saya bersumpah,Kalian yang selama ini tertawa dengan perut buncitnya takkan saya biarkan.cukup sudah kami menderita.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar